Header Ads

Pengumuman
recent

Tips Untuk Menjawab Listening Comprehension




Ada 3 skill atau kemampuan bahasa inggris yang diujikan dalam tes TOEFL berbasis lembar jawaban atau Paper Based Test (PBT), yaitu Listening Comprehension, Structure and Written Expression dan Reading Comprehension. Dari ketiga tes kemampuan bahasa inggris tersebut, hampir seluruh peserta ujian TOEFL pasti akan mengalami permasalahan yang sama, yaitu pada tahap listening comprehension. Banyak yang menganggap soal-soal listening adalah soal yang paling susah untuk dikerjakan karena kamu harus benar-benar konsentrasi secara maksimal agar dapat menyimak apa yang dibicarakan dalam rekaman tersebut.

Bayangkan, kamu harus menjawab 50 soal dalam waktu kurang lebih 30 menit atau sampai dengan suara rekaman habis. Kalau dipikir-pikir hal tersebut enggak mungkin dilakukan. Tapi, mungkin setelah kamu membaca tips-tips berikut ini, kamu akan berubah pikiran. Yuk, kita simak bersama-sama. 

1. Kamu harus punya pendengaran yang bagus



Untuk bisa memiliki pendengaran yang bagus, bukan berarti kamu harus membersihkan telinga kamu dahulu sebelum mengikuti ujian TOEFL, tapi maksudnya adalah kamu harus sering-sering mendengarkan native speakers berbicara bahkan jika perlu kamu harus berinteraksi dengan mereka. Hal ini yang sering dilewatkan oleh para peserta ujian. Mungkin kamu juga melakukan hal yang sama. Jarangnya berinteraksi dengan mereka, para native speaker, membuat kamu sulit untuk menangkap makna atau kata-kata  dari apa yang kamu dengar  melalui rekaman tersebut. 

Jadi sangat direkomendasikan untuk secara intensif berbicara dengan native, atau sebagai alternatif lain apabila kamu mengalami kesulitan mencari native, yaitu mencari situs-situs yang berkaitan dengan kemampuan yang dibutuhkan. Misalnya, dalam sesi listening comprehension, terdiri dari 3 bagian, yaitu (1) Short conversation atau percakapan singkat, (2) Longer conversation atau percakapan yang lebih panjang, dan (3) Reading atau teks bacaan. Untuk short conversation dan longer conversation test, berarti kamu harus sering mendengarkan orang bule melakukan percakapan, cara untuk melatihnya bisa berinteraksi langsung dengan orang bule atau bisa juga melalui video yang bisa kamu temukan di Internet.

2. Berkonsentrasilah dengan fokus pada apa yang didengarkan bukan yang ada dalam tulisan.


Pada saat kamu mendengarkan percakapan pada listening test, usahakan untuk tidak melihat jawaban yang ada pada lembar soal, hal ini justru akan membuat konsentrasi kamu terpecah. Proses membaca jawaban akan memecah konsentrasi kamu dalam menangkap setiap kata yang kamu dengarkan. Jadi, kamu seharusnya hanya fokus pada suara yang sedang kamu dengarkan, dan usahakan kamu memahami isi percakapan yang kamu dengarkan setelah muncul pertanyaannya, kamu baru bisa menentukan jawaban apa yang tepat dengan isi percakapan karena kamu telah mengetahui isi dari percakapan tersebut. minimal kamu bisa memperkirakan jawaban yang sekiranya mendekati, apabila kamu agak kurang yakin untuk menjawab salah satu pilihan ganda tersebut.

3. Atur posisi duduk kamu untuk mendapatkan tempat duduk yang sempurna



Dalam persiapan ujian TOEFL, pasti kamu disarankan untuk datang lebih awal salah satu tujuannya adalah kamu bisa menentukan posisi duduk yang pas khusunya untuk persiapan melakukan tes listening. 
Disarankan kamu memilih posisi duduk di tengah ruangan, alasannya adalah apabila kamu berada di depan, maka suara yang keluar akan lebih keras, sehingga kamu agak kesulitan untuk menangkap kata-kata yang kamu dengar, selain itu, kamu juga akan merasa pengawas selalu memperhatikan kamu yang membuat kamu tidak nyaman. Sedangkan posisi duduk di belakang, suara yang kamu dengar mungkin lebih kecil karena jauh dari sumber suara, belum lagi ada suara bising lainnya, entah suara kursi bergeser atau lainnya yang merusak konsentrasi kamu dalam mendengarkan tes listening. Jadi posisi duduk ditengah bisa menjadi tempat duduk yang sempurna buat kamu untuk bisa mendengarkan tes listening.

4. Pelajari rahasia sukses menjawab soal  listening

Ada banyak buku tentang cara-cara sukses menghadapi tes TOEFL, jadi kamu bisa mencoba salah satu dari metode yang diberikan melalui referensi buku tersebut.  minta saran mengenai buku yang tepat kepada teman kamu yang paham tentang TOEFL. Jika perlu minta tolong pada teman kamu itu, untuk membantu dalam proses memahami cara-cara menjawab soal-soal TOEFL tersebut.
 
Ada banyak tips yang bisa kamu pelajari untuk bisa menghadapi soal-soal TOEFL agar bisa meraih nilai TOEFL yang tinggi. Namun, tips yang lebih efektif adalah tips yang berasal dari diri kamu sendiri, karena kamu harus tahu bahwa tips-tips yang diberikan hanyalah saran dari orang lain kepada kamu, sedangkan untuk pelaksanaannya tergantung dari diri kamu sendiri. Selamat mencoba!
 


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.